Halaman

Jumat, 17 Desember 2010

Rock Star

Rock Star
Kehidupan seseorang kadang bisa menjadi inspirasi bagi orang lain dalam bentuk apapun. Salah satunya dalam bentuk film. Film Rock Star terinspirasi dari kehidupan nyata Tim 'Ripper' Owen, seorang rocker dunia yang melejit namanya karena menggantikan posisi Rob Halford, vokalis Judas Priest sang pujaan.



Rock Star
 
Dalam film ini, kehidupan Tim 'Ripper' Owen (diperankan Mark Wahlberg dengan nama Chris Cole) digambarkan sebagai seorang salesman mesin fotocopy dan vokalis band bernama Blood Pollution. Blood Pollution antara lain digawangi Rob Malcolm (sebagai Timothy Olyphant - rhythm guitarist), Blas Eliass sebagai Donny Johnson - drummer) Nick Catanese sebagai Xander Cummins lead guitarist) Brian Vander Ark sebagai Ricki Bell -bassist). Blood Pollution sendiri adalah tribute (band yang khusus membawakan lagu-lagu band terkenal) Steel Dragon. Chris Cole memang penggemar fanatik Steel Dragon.


Sebenarnya di tubuh Blood Pollution sendiri terjadi percecokan antara Chris Cole dan anggota band lainnya. Percecokan yang menyebabkan dikeluarkannya Chris Cole sebagai anggota Band Blood Pollution. Percecokan itu sendiri berasal dari perbedaan pemikiran tentang lagu-lagu yang dibawakan Blood Pollution. Chris Cole ingin Blood Pollution tetap membawakan lagu-lagu Steel Dragon sedangkan anggota lain ingin mereka punya lagu sendiri untuk dibawakan.


Anggota Steel Dragon sendiri terdiri dari Ghode (Zakk Wylde - lead guitarist), Kirk Cuddy (Dominic West - rhythm guitarist), A.C. (Jason Bonham – Drummer), Jorgen (Jeff Pilson – bassist) dan Bobby Beers (Jason Flemyng – vokalis).

Suatu hari Chris menerima panggilan telepon tak terduga dari pendiri sekaligus gitaris Steel Dragon Kirk Cuddy, Chris ditawarkan audisi untuk menjadi vokalis band. Dia bersama kekasihnya Emily Poule (Jennifer Aniston) datang ke markas Steel Dragon. Ternyata pada saat Blood Pollution manggung dulu ada pacar gitarisnya Steel Dragon yang merekam pertunjukan mereka & memberikannya kepada anggota Band Steel Dragon. Akhirnya Chris menjadi vokalis utama Steel Dragon dan berganti nama panggung menjadi Izzy.

Untuk audisi itu Chris menyanyikan lagu “We All Die Young”. Kita bisa melihatnya audisi itu di sini.



Konser pertama dengan Steel Dragon dilakukan dengan sukses besar, walaupun saat konser tersebut Izzy sempat terjatuh di panggung. Ditengah tur panjang itu, Emily memutuskan untuk tidak menemani Izzy di sisa tur sebagai pacar bintang rock, meskipun Emily dan Izzy setuju untuk kembali bersama saat tur mencapai Seattle. Tapi saat mereka bertemu lagi di Seattle, Emily menganggap Izzy sudah berubah. Saat itulah Emily meninggalkan Izzy.


Setelah selesai tur panjang, perjalanan Steel Dragon dilanjutkan dengan sesi rekaman. Saat Izzy melontarkan ide-ide tentang lagu, anggota band lainnya menolak ide-ide Izzy. Izzy sadar bahwa ia hanya direkrut hanya untuk kemampuan vokalnya.

Pada tur berikutnya, saat Izzy melihat memperhatikan salah satu penggemarnya bernyanyi bersama. Izzy terkesan dengan gaya bernyanyi penggemarnya itu. Dibelakang panggung ia memberikan microphone & meminta penggemarnya itu menggantikan dirinya sebagai vokalis.

Izzy mengatakan kepada Mats (Timothy Spall - manager band) untuk meninggalkan Steel Dragon & kembali ke Emily seperti kehidupan sebelumnya.

Kehidupan Tim 'Ripper' Owen

Karena tokoh utama kita dalam film ini adalah Tim 'Ripper' Owen, kita harus lihat cerita asli dari kehidupannya. OK.

Owen Lahir 13 September 1967 di Akron, Ohio. AS. Sebelum bergabung dengan Judas Priest pada tahun 1996, Owens adalah vokalis dari sebuah band heavy metal bernama British Steel, Brainicide, Winter’s Bane dan lain-lain. Ia memang pernah menjadi salesman mesin fotocopy. Kehidupannya berubah dari seorang penggemar band heavy metal Inggris Judas Priest menjadi penyanyi utama. Ia menggantikan posisi Rob Halford. Owens merekam 2 album studio serta dua album live dan DVD 2002. Owens bahkan membantu menulis satu lagu Judas Priest, "What's My Name?", yang merupakan bonus lagu di Album Demolition. Dengan Judas Priest, ia pernah dinominasikan untuk Grammy Award untuk Best Metal Performance pada tahun 1999, dengan lagu yang berjudul "Bullet Train" dari album bernama Jugulator.

Owen
Proses menjadi vokalis Judas Priest dilalui setelah pacar drummer-nya Judas Priest Scott Travis merekam aksi panggung Owens dan British Steel. Rekaman itu diberikan ke Travis & anggota Judas Priest yang kemudian mengundang Owen mengikuti audisi. Lagu yang dinyanyikan pada saat audisi ialah "Victim of Changes”. Kebetulan grup ini ditingglkan vokalisnya pada tahun 1992.

Kesamaan dan Perbedaan

Ternyata...kesamaan cerita antara film Rock Star dan Tim 'Ripper' Owen cuma terletak pada beberapa point,


1. Tim 'Ripper' Owen memang pernah jadi salesman mesin fotocopy.


2. Tim 'Ripper' Owen memang pernah manggung di club kecil tapi penampilannya direkam oleh pacar drummer-nya Judas Priest – (dalam film direkam oleh pacar gitaris).


3. Tim 'Ripper' Owen memang diundang audisi untuk menggantikan posisi vokalis band yang telah lama ditinggalkan (dalam film diceritakan ada perselisihan internal antara vokalis & anggota lainnya.


4. Tim 'Ripper' Owen mundur dari jabatan vokalis setelah ada keinginan dari Judas Priest untuk reuni dengan vokalis lamanya (dalam film diceritakan bahwa Izzy keluar karena ingin bersama dengan pacarnya).


5. Yang lainnya cuma rekaan.

Fakta dalam Film


Matijevic
Banyak banget rocker asli beken yang terlibat dalam film ini, contoh nya Jason Bonham, Zakk Wylde, Jeff Pilson, Blas Elias dan lain-lain. "We All Die Young” sebenarnya lagu Steelheart, di album Wait (1996) dan vokalis Miljenko Matijevic mengisi suara bernyanyi Cole untuk film ini. Lagu "Stand Up" yang keren itu, aslinya dibuat oleh Sammy Hagar dan ada dalam album “Not 4 Sale” (2002).

Ane kira cukup ampe disini dulu gan, dah malem hampir pagi, laen waktu, kite jumpe lagi ye…

(wikipedia,cmt.com,highwiredaze.com,myspace)




Jika ada tulisan yang tidak mengandung unsur fakta, tolong koreksi, saya akan senang sekali merubah tulisan saya.


Selasa, 07 Desember 2010

CROSSROADS - PERJANJIAN MUSISI DAN IBLIS


CROSSROADS

Masih ingat atau pernah nonton film tentang pertarungan 2 gitaris handal dalam film “Crossroad”. Yang suka musik kemungkinan tahu film itu. Film ini  sangat menarik karena berkaitan nama-nama musisi hebat seperti Robert Johnson & Willie Brown. Keduanya adalah musisi blues yang berasal dari Missisippi. Apalagi di film tersebut ada musisi pendukung seperti Steve Vai & Ry Cooder.
Apakah film itu berdasarkan kisah nyata?
Saya akan coba menelurusi film tersebut & menelaah mana fakta & rekaan.
Film itu bermula dari seorang pelajar yang bernama Eugene Martone (Ralph Macchio) yang sangat senang musik blues sewaktu ia belajar musik klasik di Juilliard School for Performing Arts di New York. Saat itulah dia mengetahui cerita tentang Robert Johnson, seorang musisi blues hebat. Eugene ingin mencari lagu ke-30 dari lagu beliau yang hilang.
Dalam pencarian menemukan lagu ini, ia menemukan arsip kliping koran tua yang mengungkapkan bahwa teman lama Johnson, musisi Willie Brown (Joe Seneca) pemain harmonika, masih hidup dan berada di sebuah rumah sakit terdekat.
Eugene pergi menemui dia, berharap Willie mau mengajari lagu Robert Johnson yang hilang itu. Berbagai macam cara dilakukan Eugene untuk bisa bertemu Willie bahkan sampai menjadi petugas kebersihan di rumah sakit itu. Setelah beberapa kali Willie menyangkal bahwa ia adalah bahwa Willie Brown, ia akhirnya mengakui identitasnya setelah mendengar Eugene memainkan beberapa blues (meskipun menurut Willie, Eugene "memainkan tanpa jiwa"). Willie mengatakan dia tahu lagu Robert Johnson yang hilang tersebut namun menolak untuk memberikannya kecuali Eugene membawa dia keluar dari fasilitas tersebut dan membiarkan dia pergi ke Mississippi, di mana ia memiliki urusan yang belum selesai.
The legendary "Crossroads" at Clarksdale, Mississippi.



Ditengah perjalanan menuju “Crossroads” Missisippi, Willie mengungkapkan beberapa rahasia. Sebenarnya tidak ada lagu Johnson yang hilang untuk dipelajari Eugene tapi Willie memberitahu Eugene bahwa ia telah membuktikan dirinya jauh melampaui ajaran dari setiap lagu blues yang bisa mengajarinya. Willie juga mengisyaratkan bahwa kemampuan musiknya (terutama, harmonika) dan kemampuan musik Robert Johnson terjadi karena berhubungannya dengan iblis. Serem juga ya. Xixixxi
Mereka akhirnya mencapai lokasi “Crossroads” Mississippi: persimpangan jalan pedesaan antah berantah.
Tujuan Willie ketempat itu ialah untuk meminta iblis yang bernama “Scrath” untuk membatalkan perjanjian antara mereka.  Scrath tidak mau begitu saja membatalkan perjanjian mereka, Scrath menawarkan tantangan: Jika Eugene bisa datang ke bar dan memenangkan duel gitar terhadap gitaris jagoannya Jack Butler (Steve Vai) maka Willie mendapatkan jiwanya kembali. Tapi Jika Eugene kalah, jiwa Willie dan Eugene menjadi milik Scrath. Jack Butler ialah master gitar, yang juga menjual jiwanya untuk kemampuan musik. Waduh…kok begitu ya.
Sampai ditempat yang dituju, mereka akhirnya bertarung satu lawan satu seperti pendekar silat. Pertarungan itu dimenangkan Eugene dan akhirnya perjanjian antara Willie dan Iblis selesai sudah.

Mari kita lihat pertarungannya :

Fakta & Rekaan


Fusco
Film yang diluncurkan pada tahun 1986 ini ditulis oleh John Fusco dan disutradarai oleh Walter Hill. Fusco sendiri  merupakan seorang musisi blues jalanan sebelum ia belajar di NYU Tisch School of Arts di mana ia menulis "Crossroads". "Crossroads" adalah tugas masterclass di bawah screenwriting legenda Waldo Garam dan Ring Lardner, Jr. Skenario ini juga mendapat posisi pertama di Awards FOKUS Nacional (Film Pelajar dan Mahasiswa - 1984) dan dijual kepada Columbia Pictures sewaktu Fusco masih mahasiswa. Film ini menampilkan Ry Cooder dan Steve Vai sebagai penata musik.
Johannes Faust(1480-1540) yang mengadakan perjanjian dengan iblis bernama Mephistopheles, Faust menjual jiwanya untuk Ilmu Pengetahuan, sebagai gantinya Faust masuk neraka bersama iblis.
 
Robert Leroy Johnson
Sebenarnya film ini terinspirasi dari musisi Robert Leroy Johnson (8 Mei 1911 - 16 Agustus 1938). Robert Jonhson adalah seorang penyanyi dan musisi blues Amerika. Ia mulai rekaman sekitar 1936-1937 menampilkan kombinasi yang luar biasa dalam hal menyanyi, bermain gitar, dan bakat penulisan lagu yang telah mempengaruhi generasi musisi. Kehidupannya kurang didokumentasikan dan ia meninggal pada usia 27 . Kematiannya sendiri telah memunculkan banyak misteri, termasuk mitos Faust.???? --- Faust diambil dari nama Johannes Faust(1480-1540) yang mengadakan perjanjian dengan iblis bernama Mephistopheles, Faust menjual jiwanya untuk Ilmu Pengetahuan setelah itu Faust masuk neraka bersama iblis.
Banyak lagu Johnson, ungkapan vokal dan gaya gitar yang telah mempengaruhi berbagai musisi, Eric Clapton menyebut Johnson "penyanyi blues yang paling penting yang pernah hidup". Johnson dinobatkan di Rock and Roll Hall of Fame sebagai sebuah "Pengaruh Awal" pada tahun 1986. Dia menduduki peringkat kelima dalam daftar Rolling Stone 100 Gitaris Terbesar Sepanjang Masa. Sampai disini, nama gitaris Robert Leroy Johnson benar-benar ada tapi untuk misteri Faust saya belum bisa menentukan nyata atau rekaan, Lebih baik kita tanya sama pengasuh blok misteri aja ya.
Nama Willie Brown (August 6, 1900 – December 30, 1952) benar-benar ada. Willie adalah gitaris & penyanyi Amerika delta blues, jadi pada kenyataannya Willie Brown memainkan gitar, bukan harmonika sebagaimana tercantum dalam film. Willie meninggal karena penyakit hati di Tunica, Mississippi tahun 1952, pada umur 52. So… cerita yang menggambarkan Willie masih hidup sekitar tahun 80-an dan berusaha menyelesaikan urusan yang belum selesai di Missisippi merupakan rekaan.
Untuk “missing song”,  tidak ada lagu yang hilang dari Robert Leroy Johnson. Malah kemungkinan terbesar adalah lagu Willie Brown yang hilang karena ada beberapa hasil rekaman lagunya yang tidak ditemukan.
Sekolah Juilliard School memang ada dan beralamat di Lincoln Center for the Performing Arts di New York City, United States tapi untuk nama Eugene Martone tidak ada dalam daftar pelajar yang bersekolah di Juilliard School.

Fakta Dalam Film

Sebagian besar pertempuran dimainkan oleh Vai, kecuali untuk bagian permainan blues Eugene pada awal duel, yang dimainkan oleh Ry Cooder dan dapat didengar pada album Steve Vai The Elusive Light and Sound, volume 1
Ry Cooder playing slide guitar in 2009
Photo: Dani Canto
Ry Cooder memainkan sebagian besar bagian gitar blues Eugene di seluruh film.

Ry Cooder yang lahir 15 Maret 1947 merupakan gitaris blues yang terkenal dengan permainan slide-nya

 
 
William Kanengiser




Sebenarnya Ralph Macchio tidak bisa bermain gitar. Ia menerima pelatihan intensif dari gitaris klasik William Kanengiser dari Los Angeles Guitar Quartet dan gitaris Blues Master Arlen Roth hanya untuk memperkirakan bahwa permainannya – peletakkan jari digitar - cukup realistis dalam film tersebut.

Potongan klasik yang dimainkan oleh Eugene selama adegan duel didasarkan pada Toccata dan Fugue dalam D minor, BWV 565 -nya Johann Sebastian Bach & Caprice No 5 -nya Nicolo Paganini.
Gitar yang digunakan oleh Jack Butler (Steve Vai) adalah Charvel San Dimas.


Amplifier gitar yang digunakan oleh Jack Butler (Steve Vai) adalah X100B Carvin.



Gitar yang digunakan oleh Macchio adalah Fender Telecaster dengan amplifier Pignose Legendaris 700-100  bertenaga baterai.


Pada awal duel gitar, Butler (Steve Vai) memainkan riff kemudian memainkan lagunya "Bad Horsie" dari tahun 1995-nya.

Untuk profil Steve Vai, kayanya ga usah ditampilkan, mending cari sendiri lewat om google ya. 

(Wikipedia, youtube,juilliard, kanengiser.)

Jika ada tulisan yang tidak mengandung unsur fakta, tolong koreksi, saya akan senang sekali merubah tulisan saya.